Monthly Archives: January 2019

Leicester City Imbangi Liverpool di Anfield

Leicester City Imbangi Liverpool di Anfield

Liverpool membuang peluang membuka jarak tujuh poin dari Manchester City di daftar klasemen sementara Premier League setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Leicester City di Anfield Stadium dini hari tadi.

Tiga poin penuh nampak akan dengan mudah diraih oleh The Reds di pertandingan ini setelah mereka langsung unggul cepat di menit ke-3 melalui gol dari Sadio Mane.

Namun tim tamu sukses menyamakan skor di menit-menit akhir babak pertama melalui gol yang disumbangkan oleh Harry Maguire. Tambahan satu angka ini hanya membuat Liverpool mengantongi keunggulan lima poin dari The Citizens yang menempel ketat mereka di posisi kedua klasemen sementara Premier League.

Kedua tim harus bermain dalam cuaca dingin akibat turun salju sebelum pertandingan dimulai. Namun hal itu tidak membuat permainan Liverpool melambat, justru The Reds langsung tampil panas dengan mencetak gol di menit ke-3.

Gol Mane ini seakan menjadi pembuka dari gol-gol lain yang akan diciptakan oleh barisan lini depan The Reds. Dominasi Liverpool terus berlanjut dengan banyaknya peluang yang berhasil mereka ciptakan. Akan tetapi, kiper Leicester, Kasper Schmeichel masih mampu menghalau seluruh peluang yang didapatkan oleh pemain-pemain Liverpool.

Bencana bagi Liverpool hadir tepat di menit-menit akhir pertandingan babak pertama setelah lini belakang The Reds yang kurang terorganisasi mampu dimanfaatkan dengan baik oleh pemain-pemain The Foxes. Dalam sebuah situasi bola liar, Ben Chilwell berhasil mengirimkan umpan kepada Maguire yang berhasil dituntaskan dengan baik oleh nama terakhir. Skor 1-1 ini menutup paruh pertama laga.

Di awal babak kedua Leicester nyaris berbalik unggul setelah kesalahan antisipasi Roberto Firmino nyaris berbuah gol bunuh diri. Beruntung, Alisson Becker sigap menyelamatkan gawangnya dari gol kedua Leicester City.

Meski kedua tim silih berganti dalam menciptakan peluang di sisa menit yang ada, namun hingga pertandingan berakhir skor 1-1 tetap tidak berubah.

Atletico Resmi Dapatkan Alvaro Morata

Atletico Resmi Dapatkan Alvaro Morata

Klub Spanyol, Atletico Madrid dipastikan akan mendapat tambahan kekuatan di sektor lini depan setelah berhasil merampungkan proses kepindahan Alvaro Morata dari Chelsea dengan status pinjaman.

Penyerang berusia 26 tahun itu memang akhir-akhir ini terus dikabarkan akan segera menuju ke Liga Spanyol untuk bergabung bersama salah satu klub disana di bursa transfer musim dingin ini. Bahkan Morata diyakini siap mendapatkan bayaran yang lebih rendah dari apa yang dibayar oleh Chelsea agar bisa hengkang dari Stamford Bridge.

Kabar mengenai kepindahan Morata ini langsung disampaikan oleh pihak Atletico Madrid yang mengatakan bahwa sang pemain telah lolos dari rangkaian tes medis dan telah menyepakati kontrak peminjaman hingga 18 bulan kedepan.

Kepastian transfer ini juga disambut dengan baik dan antusias oleh mantan penyerang Real Madrid tersebut. Hal itu dapat dilihat dari apa yang ia sampaikan di situs resmi Los Rojiblancos usai dipastikan bergabung di bulan Januari ini.

“Saya merasa bangga dan bahagia bisa menjadi bagian dari klub ini. Saat ini saya benar-benar tidak sabar lagi untuk segera bergabung di sesi latihan bersama rekan-rekan saya disini dan untuk segera memulai bermain,” ujar Morata.

Keputusan Morata untuk hengkang dari London memang bisa dikatakan sebagai jalan terbaik untuk kelanjutan karirnya saat ini setelah ia kesulitan untuk mendapatkan tempat utama di lini depan The Blues. Situasi menjadi lebih sulit bagi penyerang asal Spanyol itu setelah pihak Chelsea memutuskan untuk merekrut Gonzalo Higuain di bursa transfer musim dingin ini. Andai tidak memutuskan untuk hengkang, maka Morata bisa dipastikan hanya akan berstatus sebagai pemain pelapis dari Higuain.

Arnautovic Perpanjang Kontak Bersama West Ham United

Arnautovic Perpanjang Kontak Bersama West Ham United

Teka teki mengenai masa depan Marko Arnautovic akhirnya terungkap setelah pihak West Ham United secara resmi mengumumkan bahwa pihak klub telah berhasil mencapai kesepakatan terhadap striker andalan mereka tersebut mengenai perpanjangan kontrak baru.

Kontrak pemain asal Austria itu ditambah satu musim sehingga akan menahannya di The Hammers sampai musim 2022 mendatang. Dalam kontrak baru ini juga dibahas mengenai kenaikan gaji yang akan diterima oleh Arnautovic nantinya. Mantan pemain Inter Milan itu disinyalir akan mendapatkan bayaran sebesar 80 ribu Pounds untuk setiap pekannya.

Kesepakatan ini sekaligus menghentikan kabar yang sebelumnya sempat meyakini bahwa Arnautovic akan menjajal Liga Super Tiongkok karena masuk ke dalam buruan dua tim besar disana.

Shanghai SIPG dan Guangzhou Evergrande menjadi dua klub yang berminat untuk bisa mendapatkan tenaga dari Arnautovic. Bahkan perwakilan dari Guangzhou Evergrande diyakini telah sempat memulai proses negosiasi secara pribadi dengan sang pemain.

Namun Arnautovic akhirnya memutuskan untuk tetap bertahan di London dan mengaku bahwa dirinya bahagia dengan kesepakatan kontrak baru yang disepakatinya.

“Saya senang bisa memperpanjang kontrak dan saya bisa sampaikan kepada semua fans bahwa saya selalu menginginkan untuk bisa terus bertahan disini,” ucap Arnautovic.

“Saya akan bahagia untuk bisa bermain kembali untuk menunjukkan kualitas saya dengan mencetak gol dan membuat assist. Saya juga ingin menegaskan bahwa saya sama sekali tidak pernah menolak untuk dimainkan ataupun berlatih yang sebelumnya sempat diberitakan,” tutupnya.

Musim ini Arnautovic tercatat telah mencetak delapan gol serta dua assist untuk timnya dalam 18 pertandingan yang ia jalani di semua kompetisi sejauh ini.

Vladimir Smicer menantang Mohamed Salah dkk Untuk Mengulang Kejayaan Liverpool

Vladimir Smicer menantang Mohamed Salah dkk Untuk Mengulang Kejayaan Liverpool

Vladimir Smicer, pemain legenda tersebut menantang pemain Liverpool, Mohamed Salah dkk untuk bisa mengulang kejayaan yang pernah diraih Liverpool pada 2005 silam. Hal tersebut dapat dilakukan dengan mampu menjuarai Liga Inggris pada musim ini.

Liverpool saat ini berada diposisi puncak klasemen sementara dan memimpin empat nilai dari juara bertahan Manchester City saat laga berlangsung selama 23 putaran. Klub besutan dari Jurgen Klopp ini tampak tidak bisa dibendung dan baru mengalami sekali kekalahan.

Dilansir oleh media Liverpool Echo, Smicer mengatakan “Berjayalah dan kalian pasti akan menang serta dikenang selamanya oleh masyarakat”.

Smicer sangat tahu bagaimana rasanya bisa masuk dalam buku legenda The Reds. Dirinya merupakan bagian tim yang sudah pernah memenangkan ajang Liga Champions pada 14 tahun lalu silam.

Vladimir Smicer, pemain legenda tersebut menantang pemain Liverpool, Mohamed Salah dkk untuk mengulang kejayaan yang pernah diraih Juventus pada 2005.

Saat itu Liverpool mampu mengamankan titel kelima sepanjang sejarah walalupun pernah tertinggal tiga gol dibabak pertama saat kontra AC Milan. Laga yang dijalankan di Istanbul tersebut, mereka sukses mengamankan keduduka dan berhasil memenangkannya melalui adu pinalti.

Smicer beranggapan bahwa Mohamed Salah dkk akan menjadi sosok tim dan bakal menjadi pemain legenda menginggat gelar The Red yang diraih. Mereka sudah sangat menunggu lama momen tersebut setelah terakhir kali menang pada 1990 silam.

Smicer yang juga sosok pria berkebangsaan Republik Ceki ini menilah bahwa langkah tim merekrut Alisson Becker, Virgil van Dijk, dan Xherdan Shaqiri serta Nabi Keita sebagai alasan dibalik kinerja tim yang bagus pada 2018 – 2019. Tetapi dirinya juga menyatakan bahwa langkah yang diambil manajamen dipercaya bisa menjuarai liga pada musim ini.

Gianluigi Donnarumma Ungkap Tekad Timnya Ingin Finish Diempat Besar Serie A

Kiper AC Milan, Gianluigi Donnarumma menegaskan bahwa timnya memiliki keinginan dan tekad untuk bisa menyelesaikan ajang Serie A sampai diposisi empat besar, jika hal tersebut bisa dilakukan Milan, maka mereka juga berhasil mengamankan tiket kebabak Liga Champions pada musim depan.

Performa dari klub berjulukan I Rossoneri ini masih berlum mencapai konsistensi dimusim ini. Mereka sempat berada diposisi tengah sebelum akhirnya kembali pada posisi keempat di klesemen sementar Serie A.

Ac Milan berhasil berada diposisi empat besar karena berhasil memenangkan dua kali laga secara berturut – turut. Setelah berhasil mengalahkan tim SPAL dengan skor akhir 2 – 1, Milan juga berhasil mendapatkan tiga poin saat kontra melawan Genoa.

Kiper AC Milan, Gianluigi Donnarumma menegaskan bahwa timnya memiliki keinginan dan tekad untuk menyelesaikan Serie A sampai diposisi empat besar

Kontra Genoa yang dilakukan di Stadio Comunale Luigi Ferraris, Milan berhasil menang 2-0. Sepasang gol AC Milan diciptakan oleh Fabio Borini dimenit ke-72 dan Suso menjelang akhir laga dimenit ke-83.

Berhasil mengumpulkan enam gol dari dua laga membuat skuat Milan berhasil mengumpulkan 34 poin dari 20 laga yang sudah dijalankannya. Mereka hanya tertinggal enam poin dari Inter Milan yang saat in berada diatas mereka atau berada diposisi ketiga diklasemen sementara Serie A.

Donnarumma mengatakan, “Kekalahan di Supercoppa Italia kontra Juventus merupakan ajang yang menyakitkan tetapi tujuan kami adalah bisa finish diposisi empat besar. Untuk saat ini kami hanya akan fokus kepada pertandingan yang berikutnya:,

“Memang bukan sebuah awal yang baik tetapi kami sudah mengalami penderitaan secara bersama-sama dan hal tersebt merupakan sebuah hal yang sangat penting. Kami sudah berjuang dengan keras dan kami memiliki kualitas yang akhirnya muncul untuk bisa memenangkan laga yang sulit”, tutupnya

Selanjutnya AC Milan akan menjalankan laga kontra Napoli pada laga pekan ke-21 Serie A di San Siro pada 26 Januari 2019 mendatang.

Sosok Pemain Muda Mempeson di Piala Asia 2019

Sosok Pemain Muda Mempeson di Piala Asia 2019

Piala Asia 2019 telah memainkan seluruh ajang pada babak penyisihan group. Dalam laga tersebut terdapat banyak hal yang mengejutkan, dimulai dari tim yang berhasil lolos dan tesingkir sampai munculnya para pemain muda yang sangat mempesona.

Sebanyak 36 laga yang sudah dimainkan selama babak penyisihan tersebut yang dimulai dari Group A – F. Dari laga laga tersebut terciptalah 96 gol. Artinya dalam sebuah laga rata rata terjadi 2,67 gol. Hal ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan yang terjadi pada sepanjang babak penyisihan.

Pemburuan piala Emas ajang Piala Asia 2019 ini dipercaya masih akan berlangsung ketat sampai akhir. Penyebabnya antara lain yaitu karena masih banyak pemain yang masih memiliki peluang untuk menunjukkan diri sebagai pencetak gol terbanyak dalam ajang elite antarnegara di Asia tersebut.

Dengan demikian, siapa saja pemain yang mampu tampil apik selama babak penyisihan tersebut? Dilansir dari media bola, berikut 3 pemain yang mampu memberikan performa yang mempesona pada babak penyisihan group ajang Piala Asia 2019:

1. Eldor Shomurodov, pemain asal timnas Uzbekistan ini merupakan sosok pemain yang sangat disenangi oleh timnas tersebut. Dirinya mampu tampil dengan tajam pada lini depan tim yang berjulukan White Wolves tersebut.

Eldor Shomurodov, pemain asal timnas Uzbekistan

2. Almoez Ali, pemain asal timnas Qatar tersebut sangat memanfaatkan ajang Piala Asia 2019 dengan baik untuk menunjukkan performa terbaiknya saat berada dilapangan. Menjadi sosok penyerang utama di timnas Qatar , Ali menjelma sosok pemain predator yang sangat ganas.

Almoez Ali, pemain asal timnas Qatar

3. Sadar Azmoun, pemain timnas asal Iran ini mampu tampil dengan impresif sepanjang babak penyisihan goup D ajang Piala Asia 2019. Dirinya berhasil mencetak gol sebanyak 3 gol pada ajang tersebut dengan rincian dua gol kegawang Vietnam dan sati gol ke gawang Yaman.

Sadar Azmoun, pemain timnas asal Iran

Mesut Ozil Harus Berdamai Dengan Unai Emery

Mesut Ozil Harus Berdamai Dengan Unai Emery

Hubungan yang kurang mengenakan antara Mesut Ozil dan sang manajer, Unai Emery membuat tim menjadi terusik. Eks dari pemain Tottenham Hotspurs tersebut beranggapan bahwa Emery haruslah berdamai dengan Ozil jika ingin permainan dari Arsenal kembali seperti dulu.

Masalah Mesut Ozil dengan Unai Emery ini tampaknya memang makin memburuk dalam beberapa pekan terakhit. Emery sudah beberapa kali terlihat mengabaikan Ozil dan tidak memanggilnya saat menjalankan laga.

Berbagai spekulasi telah dikatakan oleh Emery. Dirinya pernah mengatakan bahwa Ozil sedang sakit dan tidak bisa mengikuti pertandingan. Dirinya juga pernah menyebutkan bahwa kondisi fisik dari Ozil tidak cukup baik dan terakhir ini dirinya mengatakan hanya pemain yang cocok pada skuat Arsenal.

Hubungan yang kurang mengenakan antara Mesut Ozil dan sang manajer, Unai Emery membuat tim menjadi terusik

Walaupun demikian, Sherwood percaya kalau Emery sebenarnya masih membutuhkan sosok pemain seperti Ozil guna untuk membantu Arsenal memperoleh kemenangan. Dalam beberap pekan terakhir ini, Arsenal memang dalam keadaan yang cukup sulit.

Arsenal hanya mampu memenangkan satu laga ajang Premier League. Oleh karena itu, Sherwood percaya bahwa Emery sebenarnya sangat membutuhkan pemain seperti Ozil yang juga dianggap sebagai sosok penentu dalam kemanangan tim.

Tidak hanya itu saja, Sherwood juga percaya kalau Ozil saat ini berada dalam performa terbaiknya dan bisa jadi pemain kunci pada permainan Arsenal. Sherwood juga menyatakan bahwa dengan beban gaji yang sudah begitu besar sangat sayang dirasakan jika Ozil hanya didudukan dibangku cadangan atau bahkan tidak dipanggil untuk bermain.

Javier Tebas Berharap Jose Mourinho Bisa Kembali ke La Liga

Presiden dari ajang La Liga, Javier Tebas memiliki harapan kepada Jose Mourinho untuk bisa kembali lagi ke Spanyol. Tebas sangat senang jika si pemilik julukan The Special One ini bisa kembali melatih salah satu klub asal Spanyol.

Sebelumnya, Jose Mourinho, pernah berkarir selama tiga musim untuk melatih klub Raksasa asal Spanyol, Real Madrid. Pencapaian yang dilakukan oleh Mourinho tidaklah terlalu buruk saat bersama Los Blancos.

Mourinho kembali berhasil mengantarkan Real Madrid menjuarai ajang La Liga dan merebut satu kali trofi ajang Copa del Rey. Supercopa de Espana juga berhasil diraih oleh El Real saat Jose Mourinho masih memegang alih.

Presiden dari ajang La Liga, Javier Tebas memiliki harapan kepada Jose Mourinho untuk bisa kembali lagi ke Spanyol

Tebas sangat percaya kalau dengan kembalinya Mourinho ke La Liga adalah sesuatu hal yang positif. Tebas mengatakan bahwa beberapa tantangan besar akan terus muncul seiring dengan kedatangan dari Jose Mourinho

Kepada Radio Catalan RAC1 dan saat dimintai pendapatnya tentang kembalinya Jose Mourinho ke La Liga, Tebas mengatakan “Hal itu merupakan kabar gembira untuk sepak bola Liga Spanyol”

Pada bulan Desember tahun lalu, Jose Mourinho dipecat dari kursi kepelatihan Manchester United. The Special One tersebut pun harus menganggur dan beberapa klub besar terus dikaitkan dengan kedatangan eks pelatih dari Manchester United tersebut.

Tebas juga menyatakan bahwa Mourinho adalah sosok pelatih yang fantastis dan juga berkualitas. Mourinho juga memiliki prestasi yang sangat luar biasa. Merupakan hal yang sangat fantastis jika Mourinho kembali ke La Liga walalupun sampai saat ini belum ada klub yang ingin menggunakan jasa kepelatihannya.

Gareth Southgate Masuk Kedalam Incaran Manchester United

Gareth Southgate Masuk Kedalam Incaran Manchester United

Manchester United sedang mempertimbangkan tim nasional asal Inggris, Gareth Southgate sebagai manajer baru dimusim panas mendatang. Sebelumnya sangat santer dikabarkan bahwa Mauricio Pochettino yang akan mengganti posisi kepelatihan dari Ole Gunnar Solskjaer.

Pertengahan Desember lalu, United secara resmi memecat Jose Mourinho dari kursi kepelatihan klub. The Red Devils kemudian menunjuk Solskjaer untuk menjadi pelatih interim klub sampai akhir musim ini.

United kembali memperoleh hasil positif semenjak klub dipegang alih oleh Solskjaer. Namun petinggi dari United dikabarkan masih berusaha mencari sosok pelatih baru yang akan menjadi manajer tetap pada musim panas nanti.

Manchester United sedang mempertimbangkan tim nasional asal Inggris, Gareth Southgate sebagai manajer baru dimusim panas mendatang

Dilansir oleh media Sky Sports, United sangat menginginkan Southgate karena sangat terkesan dengan kinerja dari sang pelatih untuk menangani pemain muda. Selain itu, Southgate juga dianggap sudah memiliki gaya kepelatihan yang atraktif.

Walaupun demikian, kubu dari The Red Devils samoai saat ini masih belum menghubungi pihak FA. Southgate sendiri pada bulan Oktober lalu telah memperpanjang kontrak dengan timnas asal Inggris sampai 2022 mendatang.

Southgate sangat berjasa besar dalam membawa Inggris maju sampai babak semifinal pada turnament ajang Piala Dunia di Rusia pada musim panas lalu.

Eks pemain bek dari Manchester City, Danny Mills juga sempat merekomendasi nama Southgate untuk dipilih oleh pihak United menjadi menajer tetap di The Red Devils karena kinerja kerjanya yang bagus.

Solskjaer Anggap Mauricio Pochettino Pantas Menjadi Manajer Manchester United

Ole Gunnar Solskjaer beranggapan bahwa Mauricio Pochettino pantas menjadi manajer baru dari klub yang dipegangnya untuk sementara, Manchester United. Dirinya mengungkapkan hal tersebut karena selama ini Mauricio mampu mengemban tugasnya dengan baik.

Nama Pochettino memang masih dikaitkan dengan jabatan sebagai manajer Manchester United. Walaupun saat ini tim sudah memiliki Solskjaer yang menjabat sebagai pelatih MU. Keadaan tersebut bisa dimaklumi karena status Solskjaer di MU yang kita ketahui masih menjabat sebagai manajer sementara Manchester United.

Pochettino pun dikabarkan akan menjadi salah satu calon terkuat untuk manajer baru Manchester United pada musim depan. Dirinya menjalankan tugasnya dengan baik saat bersama dengan Tottenham Hotspurs.

Ole Gunnar Solskjaer beranggapan bahwa Mauricio Pochettino pantas menjadi manajer baru dari klub yang dipegangnya untuk sementara, Manchester United

Walaupun memiliki sumber daya finansial yang sangat terbatas, Pochettino mampu membawa Hotspurs selalu konsisten bersaing dengan klub papan atas diklasemen sementara Premier League dalam beberapa musim terakhir.

Tidak hanya itu saja, Pochettino juga berhasil menciptkan pemain muda baru menjadi pemain bintang. Hal ini sudah banyak dilakukannya semenjak masih menjadi pelatih dari klub Espanyol dan Southampton.

Dilansir dari Sporstmole, Solskjaer mengatakan, “Pochettino sudah melakukan tugasnya dengan baik. Kabar mengenai dirinya menjadi pelatih Manchester United ini bisa terjadi pasti memiliki alasan dan alasan tersebut karena dirinya sudah menjalankan tugasnya dengan baik”,

“Tetapi ini bukanlah tugas saya untuk memutuskannya dan memberikan penilaian kepada manajer lain. Untuk saat ini saya hanya fokus terhadap Manchester United:, tutup Solskjaer.

David May Ingin Ole Gunnar Solskjaer Tetap Melanjutkan Karirnya di Manchester United

David May Ingin Ole Gunnar Solskjaer Tetap Melanjutkan Karirnya di Manchester United

Penampilan memukau dari Manchester United memberikan efek bagus terhadap Ole Gunnar Solskjaer. Beberapa pihak beranggapan bahwa pria asal Norwegia ini memang layak meneruskan karirnya bersama Manchester United.

Salah satu diantara golongan yang sangat berharap kalau Ole Gunnar Solskjaer tetap berada di Manchester United adalah berasal dari deretan pemain legenda klub. Eks pemain bek Manchester United, David May menjadi sosok yang sangat menginginkan Solskjaer tetap berada di Manchester United.

May menyatakan bahwa kehadiran Ole Gunnar Solskjaer memberikan sebuah warna yang bagus dan berbeda. Saat memulai karir sebagai pelatih Interm Manchester United, semua para pemain memiliki gairah baru dengan cara anyar yang dipergunakan oleh Solsjkaer.

Penampilan memukau dari Manchester United memberikan efek bagus terhadap Ole Gunnar Solskjaer

Hasilnya bisa kita lihat dengan penampilan dari tim yang ditanganinya saat ini yang menjadi konsisten. Mereka berhasil meraih lima kali kemenangan secara berturut-turut. Tidak hanya itu saja, Eden Hazzard dkk berhasil mencetak 16 gol dan hanya mengalami kebobolan sebanyak 3 x.

Dengan beberapa kemenangan yang diperoleh Manchester United dianggap menghapus luka saat berada dibawah kepelatihan dari Jose Mourinho. Seperti yang kita ketahui bahwa pelatih asal Portugal tersebut dianggap sebagai sosok yang membuat keterpurukan Manchester United dimusim ini.

Sedangkan dilain posisi, masa kepelatihan dari Solskjaer sendiri akan berakhir pada akhir musim ini karena mengingat bahwa Ole Gunnar Solskjaer adalam manajer Interim. Sudah beredar kabar bahwa Manchester United ingin menggunakan jasa pelatih baru yang berkualitas seperti, Mauricio Pochettino dan Zinedine Zidane.

Dukungan Ivan Rakitic Terhadap Ernesto Valverde

Dukungan Ivan Rakitic Terhadap Ernesto Valverde

Ivan Rakitic, gelandang asal Barcelona memberikan dukungan penuh terhadap sang pelatih, Ernesto Valverde. Dirinya berharap bahwa Valverde tetap menjadi pelatih Blaugrana untuk musim depan. Pemain berusia 30 tahun ini menganggap Valverde adalah sosok pelatih terbaik untuk Blaugrana.

Kabar mengenai berpisahnya Barcelona dan Valverdeini memang sudah tersebar dengan cukup kuat di Spanyol. Kontrak sang pelatih Athletic Bilbao dengan Barca akan berakhir pada akhir musim 2018 – 2019.

Ivan Rakitic, gelandang asal Barcelona memberikan dukungan penuh terhadap sang pelatih, Ernesto Valverde

Yang menguatkan kabar perpisahan tersebut adalah dari kedua pihak sampai saat ini masih belum juga melakukan pembicaraan mengenai perpanjangan kontrak. Mereka selalu saja menunda negosiasi kontrak baru, padahal masa kontrak hanya tinggal enam bulan saja.

Erneso Valverde memuali karir sebagai pelatih di Barcelona pada Juni 2017 yang lalu. Sampai saat ini Sang pelatih mampu membawa Barcelona menjuarai ajang La Liga dan Copa Del Rey pada musim 2017/2018 lalu.

Namun hasil tersebut tidaklah cukup, Valverde harus gagal membawa Barcelona mencapai hasil impresif diajang Liga Champions. Dengan keadaan tersebut membuat masa depannya menjadi bahan spekulasi semua media di Spanyol.

Berdasarkan kutipan dari Marca, Rakitic mengatakan, “Saya pikir hal ini adalah sebuah pertanyaan soal masa depan dari Valverde. Kami sangat senang dengan keberadaan dari Valverde dan semua staf pelatih lain yang berkarir di Barcelona”.

“Akan menjadi lebih baik jika Valverde terus bersama kami di Barcelona. Kami harus lebih fokus pada setiap laga untuk bisa memperoleh kemenangan. Dibalik itu semua kami harus mengembalikan keputusan ini kepada klub dan Valverde”, tutup Rikitic yang juga eks pemain dari Sevilla

Paul Parker Percaya Solskjaer Tidak Akan Bertahan Lama di Manchester United

Eks pemain dari Manchester United, Paul Parker percaya bahwa Ole Gunnar Solskjaer tidak akan bertahan lama di Manchester United. Dirinya berpendapat bahwa Solskjaer tidak memiliki daya untuk memikat para pemain bintang.

Pria berumur 45 tahun ini menggantikan posisi kepelatihan dari Jose Mourinho pada pertengahan musim ini. Solskjaer direkrut sebagai manajer sementara di Manchester United sampai akhir musim ini.

Eks pemain dari Manchester United, Paul Parker percaya bahwa Ole Gunnar Solskjaer tidak akan bertahan lama di Manchester United

Saat berada dibawah kepelatihan Solskjaer, Manchester United menjalankan empat laga terakhirnya dengan sempurna. Mereka berhasil meraih emapt kali kemenangan dan dengan kemenangan tersebut membuat mereka semakin dekat keposisi keempat besar diklasemen sementara Premier League.

Walaupun demikian, MU dikabarkan masih belum memiliki keinginan untuk memanenkan Ole Gunnar Solskjaer. Manajemen dari The Red Devils dikabarkan ingin mendatangkan manajer dengan kualitas yang super seperti Laurent Blanc, Massimilliano Allegri, Zinedine Zidane, dan Mauricio Pochettino.

Seperti dilansir oleh Menchester Evening News, Parker mengatakan, “Solskjaer memang menjadi sosok yang dicintai oleh semua pemain. Kehadirannya membuat semua orang menjadi bahagia. Dengan kebahagian tersebut akan membuat kita mendapatkan kemampuan terbaik dari mereka”,

“Keadaan tersebutlah yang sedang terjadi di Manchester United. Namun dengan keadaan tersebut tidak menjamin bahwa Solskjaer akan bertahan lama di tim. MU masih membutuhkan sosok pelatih yang bisa mencari pemain bintang”, tutup Parker.

Parker menyatakan kurangnya pengalaman dari Solskjaer menjadi alasan utama Manchester United tidak akan memberikan kontrak kepadanya secara permanen.

Sane Yakin Liverpool Tengah Dalam Tekanan

Sane Yakin Liverpool Tengah Dalam Tekanan

Winger milik Manchester City, Leroy Sane meyakini bahwa saat ini Liverpool tengah dalam posisi tertekan setelah menelan kekalahan dari timnya Jumat dini hari WIB.

Performa impresif Liverpool di ajang Premier League sejauh ini memang membuat mereka difavoritkan akan mengakhiri puasa gelar Liga Inggris selama 29 tahun. Akan tetapi kekalahan 2-1 yang mereka dapatkan saat melawat ke markas City, Etihad Stadium kemarin membuat jarak poin dengan The Citizen saat ini terpangkas hanya menjadi empat angka.

Melihat situasi tersebut, Sane mengingatkan Liverpool untuk selalu waspada akan ancaman timnya yang bisa saja merebut posisi puncak klasemen dari mereka kapanpun.

“Kami memberikan mereka tekanan. Saat ini kami hanya empat poin di belakang Liverpool dan saya yakin mereka sadar akan hal tersebut,” buka Sane.

“Saat ini mereka harus selalu melaju karena kami akan terus mengejar mereka. Saat ini menjadi momen yang sangat menarik dan saya kira ini menjadi musim terbesar sejak saya bergabung di sini,” tambahnya.

“Saat ini dengan apa yang mereka tampilkan, saya kira Liverpool telah menjadi salah satu tim terbaik Eropa atau mungkin dunia. Jadi kami benar-benar senang bisa meraih kemenangan atas mereka. Semua pemain merasakan betapa intensnya pertandingan melawan mereka mengingat ini benar-benar laga yang penting untuk kami. Situasi di laga tersebut benar-benar intens,” ujar mantan pemain Schalke 04 itu.

Sane mengakku kemenangan itu membuat timnya semakin berambisi untuk bisa terus mengejar posisi puncak klasemen Liverpool nantinya.

“Kemenangan yang sangat penting kami dapatkan dari Liverpool. Hasil ini memberikan kami kepercayaan diri lebih dan membuat kami tahu bahwa kami sudah semakin dekat dengan mereka dan ini belum akan berakhir hingga akhir musim nanti. Kami akan terus berjuang memberikan tekanan kepada mereka tanpa mempedulikan seberapa besar kami meraih kemenangan di setiap pertandingan,” pungkas pemain asa Jerman tersebut.

Rashford Gemilang, MU Raih Kemenangan Keempat Beruntun

Rashford Gemilang, MU Raih Kemenangan Keempat Beruntun

Manchester United berhasil kembali meraih kemenangan dalam pertandingan pekan ke-21 melawan Newcastle United di Stadion St James Park. Dalam pertandingan tersebut, tim besutan pelatih Ole Gunnar Solskjaer itu menumbangkan tuan rumah dengan skor dua gol tanpa balas.

Sejak menit pertama pertandingan, United langsung tampil menekan dengan mengurung lini belakang Newcastle. Akan tetapi, tuan rumah yang bermain dengan lima pemain belakang membuat serangan United selalu berhasil dipatahkan dan membuat mereka kesulitan membongkar rapatnya lini belakang tuan rumah.

Newcastle yang berupaya membalas dengan melakukan serangan balik juga gagal menciptakan peluang yang berbahaya di kotak penalti Setan merah karena kesalahan para pemain mereka sendiri.

Peluang terbaik didapatkan oleh Setan Merah ketika di menit ke-25 Anthony Martial mendapat kans menjebol gawang Newcastle setelah kerja sama apik yang dilakukan oleh Paul Pogba dan Juan Mata. Akan tetapi, penyelesaian penyerang asal Prancis itu hanya melambung di atas mistar gawang Newcastle. Kedua tim akhirnya harus menutup babak pertama dengan skor imbang tanpa gol.

Memasuki babak kedua Setan Merah semakin meningkatkan intensitas serangan ke gawang Newcastle. Tak kunjung mendapatkan gol, Solskjaer membuat keputusan dengan memasukkan Alexis Sanchez dan Romelu Lukaku di menit ke-63 untuk menambah daya gedor timnya.

Keputusan tersebut terbukti sangat tepat karena baru semenit berada di lapangan, penyerang asal Belgia itu langsung berhasil menjebol gawang Newcastle memanfaatkan bola rebound dari tendangan bebas yang dilepaskan oleh Marcus Rashford.

Unggul satu gol membuat para pemain United semakin bernafsu untuk mencari gol tambahan. Upaya itu akhirnya menemukan hasil di menit ke-81 setelah Rashford sukses menuntaskan umpan apik yang dilepaskan oleh Sanchez. Berada dalam situasi satu lawan satu dengan Martin Dubravka, penyerang asal Inggris itu dengan tenang menjebol gawang Newcastle. Skor 2-0 untuk keunggulan United ini bertahan hingga pertandingan berakhir.

West Ham Rekrut Mantan Gelandang Arsenal

West Ham Rekrut Mantan Gelandang Arsenal

Klub Premier League, West Ham United dipastikan akan mendapatkan tambahan amunisi baru di paruh kedua musim ini setelah berhasil merampungkan proses perpindahan dari Samir Nasri. Pemain asal Prancis itu didatangkan dengan status bebas transfer dan dikontrak hingga akhir musim ini setelah pemain yang bersangkutan menuntaskan sanksi akibat kasus doping yang melarangnya tampil selama 18 bulan lamanya.

Sejak bulan Januari tahun lalu, Nasri berstatus tanpa klub dengan klub Turki Antalyaspor menjadi klub terakhir sang pemain.

Sebelumnya Nasri pernah bermain di ajang Premier League dengan memperkuat Arsenal dan Manchester City. Ia sempat memenangi dua gelar juara Premier League bersama City di musim 2011-2012 serta 2013-2014.

Bergabungnya Nasri bersama dengan The Hammers juga memastikan bahwa dirinya akan kembali bereuni dengan mantan manajernya di City yakni Manuel Pellegrini. Transfer ini juga disambut dengan baik oleh sang juru taktik West Ham United.

“Saya senang dengan bergabungnya Nasri ke West Ham United. Ia adalah pemain yang sangat saya kenal ketika kami berada di Manchester City dan saya sangat senang dapat kembali bekerja sama bersama dengan dirinya,” buka Pellegrini.

“Ia telah bekerja sangat keras selama beberapa pekan terakhir bersama dengan kami untuk dapat mencapai kondisi fisik prima usai dalam waktu yang lama tidak bermain. Ia kini benar-benar antusias untuk bisa kembali tampil dalam bentuk performa terbaiknya,” tambahnya.

“Samir bisa menjadi tambahan yang besar bagi skuat kami dalam hal menyerang. Ia pemain yang bagus secara teknis dan memiliki kualitas yang bagus saat memiliki bola. Ia mempunyai kemampuan untuk menciptakan momen-momen penting ketika menjalani laga-laga sulit,” tutup pelatih asal Chile tersebut.